Senin, 11 Januari 2021

Tips Lulus Pendadaran

Tips Lulus Pendadaran

Pertanyaan dalam ujian pendadaran

Ujian pendadaran merupakan langkah akhir dari proses skripsi seorang mahasiswa S1. Ujian ini juga merupakan rangkaian akhir dari seluruh kegiatan perkuliahan seorang mahasiswa. Ujian ini tampak lebih sulit karena mahasiswa akan diuji dengan wawancara, terkait dengan hasil penelitian karya ilmiah / skripsi yang telah dihasilkan. Oleh karena itu, ujian pendadaran menjadi "momok" yang menakutkan bagi seorang mahasiswa, karena mahasiswa hanya akan diuji sendiri. Lalu apa saja yang perlu kita persiapkan untuk dapat melalui ujian pendadaran dengan baik. Berikut ini adalah beberapa persiapan yang dapat dilakukan.

1. Persiapan psikologis

Masalah psikologis merupakan masalah yang pertama kali perlu diatasi. Tidak jarang, mahasiswa gagal dalam ujian pendadaran hanya karena masalah psikologis. Lalu, apa masalah utama dalam psikologis ini? Jawabannya adalah nerves / grogi atau takut. Masalah ini tampak sepele naun dapat berakibat fatal. Masalah ini dapat mengakibatkan mahasiswa tidak dapat menjelaskan atau menjawab pertanyaan. Istilah kerennya adalah "nge-blank". Lalu bagaimana cara mengatasinya masalah ini. 

Grogi bukanlah masalah yang bisa diselesaikan secara cepat. Dalam hal ini, mahasiswa perlu mempersiapkan diri dan latihan dalam waktu yang cukup. Presentasi di depan kelas, marupakan latihan yang baik untuk dapat mengatasi masalah ini. Tidak ada orang yang dapat melakukan presentasi secara sempurna dengan sekali presentasi. Kita perlu berlatih beberapa kali presentasi supaya lancar. Namun, bagaimana jika kita tidak sempat melakukan persiapan yang cukup. Nah, berikut ini adalah beberapa tips mengatasi grogi saat ujian pendadaran:

a. Belajar untuk menguasai skripsi yang kita buat. Langkah ini akan membuat kita lebih percaya diri. 
b. Melihat video presentasi dari pakar. Langkah ini akan membantu kita untuk dapat menemukan model bagaimana cara melakukan presentasi.
c. Coba jadi diri sendiri. Jangan memaksakan anda harus tampil sempurna saat presentasi atau saat menjawab pertanyaan dalam ujuan.
d. Coba untuk menerima atau mengakui kelemahan kita. Langkah ini akan membantu kita untuk dapat tampil apa adanya. Tampil apa adanya di sini bukan tampil tanpa persiapan. 

Dengan tips di atas diharapkan mahasiswa dapat lebih siap. 

2. Memahami skripsi secara menyeluruh

Langkah selanjutnya adalah kita perlu memahami skripsi kita secara keseluruhan. Pada dasarnya ujian pendadaran hanya menkonfirmasi apa yang sudah di lakukan dalam skripsi. Oleh karena itu berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang akan dapat membantu persiapan ujian pendadaran:

a. Pertanyaan di Bab 1

Bab 1 ini adalah latar belakang, tujuan dan rumusan masalah. pada bab ini pertanyaan yang mungkin diajukan adalah:
    1. Apakah/kenapa alasan memilih topik/judul/penelitian ini?
    2. Apa alasan memilih objek penelitian?
    3. Apakah alasan memilih variabel yang digunakan dalam penelitian?
    4. Masalah apa yang ada pada objek penelitian tersebut?
    5. Apakah pentingnya melakukan penelitian ini? / Apa pentingnya penelitian ini?

b. Pertanyaan di Bab 2

Bab 2 ini adalah terkait dengan literatur yang digunakan. Pertanyaan kurang lebih adalah sebagai berikut:
    1. Apa teori yang digunakan dalam penelitian tersebut?
    2. Apakah hubungan teori dengan penelitian yang dilakukan?
    3. Apakah hubungan teori yang variabel yang dipilih?
    4. Bagaimana hubungan antara variabel yang dibuat (penjelasan hipotesis)?
    
Catatan lain dalam bab 2 ini adalah: kita perlu memahami konsep, teori, dan mungkin juga aturan atau hukum yang terkait dengan konsep atau variabel yang digunakan dalam penelitian.

c. Pertanyaan di Bab 3

Bab 3 adalah tentang metode penelitian. Bagian ini merupakan desain dari penelitian yang kita lakukan.
Pada bab ini pertanyaannya kurang lebih:
    1. Apakah populasi penelitian?
    2. Apakah sample penelitian?
    3. Siapakah responden penelitian? (untuk penelitian dengan kuisioner)
    4. Bagaimana metode / teknik pemilihan sample dilakukan? 
    5. apakah sampel terserbut sesuai dengan tujuan penelitian?
    6. Bagaimana cara mendistribusikan kuisioener ? atau bagaimana cara mendapatkan data tersebut?
    7. Metode statistik yang digunakan?
    8. Apa kriteria hipotesis diterima?
    9. Apakah definisi operasional variabel yang digunakan?
    10. Bagaimana mengukur variabel? atau elemen pengukuran variabel?
    11. Apakah dimensi dan pengukuran variabel?
    12. Apakah pertanyaan kuisioner sesuai dengan pengukuran?
    13. Apakah pertanyaan sesuai dengan sample dan responden?

Catatan: dalam bab ini, perlu diperhatikan masalah data dalam skripsi. pastikan pemilihan data sudah tepat. Pastikan definisi operasional dan pengukuran variabel telah sesuai.

d. Pertanyaan di Bab 4

Bab adalah hasil penelitian. Nah biasanya akan ada banyak diskusi pada bagian ini. Kira-kira pertanyaan pada bab ini adalah:
    1. Berapa responden yang berhasil diperoleh?
    2. Apa hasil penelitian?
    3. Arti analisa deskriptif data responden?
    3. Apakah makna hipotesis diterima atau tidak diterima dari penelitian yang dilakukan?
    4. Apakah makna hipotesis berpengaruh positif, negaitf, dan tidak berpengaruh?
    5. Apakah hasil penelitian sesuai dengan masalah penelitian?
    6. Apakah hasil penelitian dapat menjawab tujuan penelitian?

Catatan: kita perlu memperhatikan dan memastikan hasil penelitian kita sesuai dan cukup untuk menjawab pertanyaan penelitian. Siapkan bukti yang cukup untuk dapat menjelaskan setiap jawaban. Hasil penelitian atau penjelasan perlu sesuai dengan data yang digunakan. 

e. Pertanyaan di Bab 5

Di akhir penelitian adalah kesimpulan. Pertanyaan pada bab ini adalah:
    1. Apakah makna dari hasil temuan penelitian?
    2. Apakah manfaat dari penelitian?
 
Catatan: Penjelasan terkait dengan keterbatasan perlu alasan yang jelas. Keterbatasan perlu dijelaskan dan dikaitkan dengan temuan penelitian.



Nah, kurang lebih ini adalah pertanyaan yang mungkin akan keluar dalam ujuan pendadaran. Perlu diingat bahwa pertanyaan dalam ujian skripsi atau pendadaran dapat berkembang tergantung dari kasus yang ada. Namun setidaknya, pertanyaan di atas dapat membantu mahasiswa dalam mempersiapkan ujian pendadaran dengan baik.


Baca juga:
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar